Novel sejarah gadis kretek

 Judul: Gadis Kretek


Pengarang: Ratih Kumala


Penerbit: Gramedia Pustaka Utama


Nilai moral: suka memberi pertolongan pada orang lain


Nilai budaya: nilai budaya yang mencakup (a) human nature atau  makna hidup manusia berupa kebahagiaan dan penderitaan


Sinopsis: Gadis Kretek menceritakan tentang Soeraja, seorang pemilik perusahaan rokok kretek yang sakit keras. Dalam kondisinya yang lemah, ia menyebut satu nama; Jeng Yah, si Gadis Kretek. Nama ini membuat ketiga anak Soeraja; Tegar, Karim dan Lebas untuk mencari Jeng Yah di seluruh kota di Jawa Tengah. Namun dalam perjalanan, justru mereka menemukan berbagai rahasia keluarga dan sejarah berdirinya Pabrik Kretek Soedjagat Raja.


Tak disangka, kisah berdirinya pabrik keluarga mereka berawal dari persahabatan ayahnya dengan seorang pria bernama Idroes Moeria. Pada awalnya, mereka bekerja di pabrik rokok milik seorang pebisnis bernama Trisno. Namun pada masa penjajahan Jepang, pabrik ini bangkrut. Trisno menjual seluruh harta serta aset bisnisnya, termasuk tembakau. Idroes memanfaatkan peluang ini untuk membeli sisa tembakau dengan harga murah dan mendirikan pabrik rokoknya sendiri. Soeraja yang iri dengan kesuksesan Idoes mengikuti jejaknya dan mendirikan pabrik rokok pesaing Idroes.


Di samping persaingan sengit mereka dalam bisnis, mereka juga bersaing soal cinta. Idroes dan Soeraya memperebutkan seorang gadis bernama Roemaisa. Kisah ini harus mereka kuak untuk menyelesaikan masalah keluarga mereka yang belum selesai, serta mencari siapa itu si Gadis Kretek.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Buku baru kita

Perlombaan kelinci dan kura-kura